12 Dermaga di Sekeliling Toba dan 2 Kapal Roro Selesai 2020

Dibuat Oleh : Liston Damanik
Tanggal Posting : 16/10/2019

TRIBUN-MEDAN.com - Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Danau Toba, Kementerian Perhubungan memproyeksikan pembangunan infrastruktur transportasi darat dan air.

Pada akhir 2020, Kementerian Perhubungan merencanakan pembangunan Bandara Sibisa, 12 dermaga dan dua kapal Roro harus selesai.

"Di antara lima Bali Baru, Toba adalah ininsiatif yang luar biasa dan mendapat Rp 1 trilun, khusus untuk pembangunan infrastruktur pada Kementerian Perhubungan," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan glamorous camping crystal land development di kawasan wisata The Kaldera Toba Nomadic Escape, Dusun Pardamean Sibisa, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin (14/10).

Untuk meningkatkan konektivitas transportasi, Budi mengatakan, Kemenhub akan membenahi bandara di Desa Pardamean, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. Pada 2020, runway Bandara Sibisa diperpanjang menjadi 2.000 meter dengan lebar 30 meter.

Bandara Sibisa nantinya menjadi tempat mendarat pesawat tertentu, seperti private jet dan pesawat sejenis ATR.

"Pada 2020, kita akan membangun runway di Bandara Sibisa menjadi sepanjang 2.000 meter dan lebar 30 meter, supaya pesawat-pesawat tertentu seperti private jet dan pesawat sejenis ATR dapat mendarat ke sini," kata Budi.

Terminal penumpang Bandara Sibisa yang baru pada tahap pertama ini nantinya akan berukuran 1200 meter persegi. Selain itu Bandara Sibisa juga akan dilengkapi apron berukuran 10x50 meter yang dapat menampung pesawat 3 pesawat sekelas ATR-72.

Bandara Sisingamangaraja XII Silangit akan melayani pesawat komersial yang besar. Sedangkan di Bandara Sibisa melayani pesawat yang lebih kecil, seperti ATR-72.

Bandara Sibisa saat ini melayani satu penerbangan pada hari Jumat untuk rute Bandara Sitoli, Nias-Bandara Sibisa, Danau Toba, yang dilayani maskapai Aviastar dengan pesawat jenis Twin Otter berkapasitas 18 orang.

Selain membenahi Bandara Sibisa, Kemenhub juga akan membangun konektivitas transportasi air dan penunjangnya.

Anggaran Kemenhub membangun infrastruktur dan transportasi di Perairan Danau Toba pada 2020 telah disiapkan Rp 1,06 triliun. Sebanyak 12 dermaga dan dua kapal roro akan rampung pada akhir 2020.

Duabelas dermaga penyeberangan yang akan dibangun tersebut antara lain di daerah Balige, Muara, Ambarita, Ajibata, Simanindo, Tigaras, Sipinggan, Onanrunggu, Onanbaru, Nainggolan, Bakkara, dan Marbuntoruan.

"Lalu kapal roro pariwisata yang bisa menampung 500 penumpang. Toba akan menjadi danau yang sibuk menghubungkan satu tempat dengan yang lain. Nanti di terminal itu akan ada bangunan-bangunan tematik Batak dengan kuliner budaya dan lainnya," ujar Menhub.

Untuk mendukung penyeberangan, Menhub mengatakan, telah menyiapkan angkutan darat untuk menunjang konektivitas transportasi baik dari Silangit-Ajibata maupun dari Silangit ke kawasan Kaldera, yang baru saja diresmikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

BPODT, Luhut dan Edy Lakukan Peletakan Batu Pertama

Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba melakukan peletakan batu pertama pembangunan glamorous camping crystal land development di kawasan wisata The Kaldera Toba Nomadic Escape, Dusun Pardamean Sibisa, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin (14/10).

Peletakan batu pertama dilakukan Dirut BPODT Ari Prasetyo, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi serta perwakilan Raja Bius Motung Sabar Manurung, dan Raja Bius Sibisa, Pahala Sirait.

Di sekitar kawasan ini terlihat sedang ada pengerjaan berbagai fasilitas pariwisata. Antar lain, main gate, nomadic cabin, toilet, caldera hill, ckaldera stage, nomadic ecopod, nomadic carapan park, nomadic bell tent, caldera amphiteater, dan caldera plaza.

Pada pembangunan industri pariwisata ini, terlihat penandatanganan Conditional Land Used Designation Amanden (CLUDA) oleh investor dan Dirut BOPDT dan juga penandatanganan Prasasti Peresmian Kawasan oleh Menko Maritim.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arif Yahya menargetkan, glamorous camping crystal land depelovement selesai pada April 2020. Menpar mengatakan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, pada 2020 semua infrastruktur di Danau Toba harus selesai.

"Tanggal 15 Juli 2019, Pak Presiden Jokowi telah menetapkan lima destinasi super prioritas. Danau Toba salah satunya. Instruksi Beliau jelas, ini buat rekan-rekan bupati terutama investor, pada 2020 semua infrastruktur tur dan rutinitas dasar harus selesai. Jadi enggak usah ditanya. Itu instruksi Presiden kepada kami semua. Ketua kelasnya Pak Luhut," ujar Arif, ketika melakukan peletakan batu pertama pembangunan glamorous camping crystal land development.

Ia menambahkan, penandatanganan CLUDA yang dilakukan saat ini akan diresmikan Presiden setelah selesai dibangun. Karena itu, pembangunan tersebut ditargetkan harus selesai enam bulan mulai sekarang, atau 20 April 2020.

Kepada tujuh investor yang hadir, Arif juga menekankan segera memberikan desing enginering yang akan dibangun. Ia juga mengingatkan agar kepala daerah di kawasan Danau Toba memanfaatkan dana yang dikucurkan pemerintah pusat sebaik-baiknya.

"Pak Bupati kalau Anda minta, inilah saatnya. Saya ingatkan lagi, ya teman-teman di Danau Toba, momentum seperti ini belum tentu terulang 10 atau 201 tahun lagi. Jangan disia-siakan. Waktu saya datang ke sini terakhir, anggarannya masih 2,02 triliun dari pemerintah pusat," katanya.

Sementara untuk 2020 mendatag, kata Menpar, anggaran untuk Danau Toba sudah ditambah. Jumlah nominal anggaran tahun mendatang mencapai Rp 4 triliun.

Antara lain, kata Arif, dalam rangka pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba masing-masing, Kemenhub Rp 1, 06 triliun, PUPR Rp 2,5 triliun, LHK Rp 23 milliar, Kemendes Rp 17 milliar, Bekraf Rp 4,8 milliar, dan Kemenpar Rp 400 miliar.

"Pak Ari, Dirut BPODT juga Rp 130 milliar. Semua ada anggarannya. Tadi dilaporkan Pak Ari, dulu tujuh yang tanda tangan. Tujuh itu tadinya proyeksinya Rp 6 triliun. Hari ini yang tanda tangan enam. Proyeksinya dua triliun," tambahnya.

Sejauh ini, investor telah memberikan dana Rp 2 triliun. Ia menambahkan, untuk menjadikan Danau Toba menuju wisata kelas dunia, warga kawasan Danau Toba harus menawarkan atraksi wisata kelas dunia juga

"Puji syukur di sini atraksinya sudah kelas dunia," katanya. Adapun yang sedang dibangun sesuai site plan di Kaldera Sibusa, antara lain 40 unit luxury villa, 40 unit glamour camping, 120 unit luxury suite, dan restoran. Kemudian, viewing deck, wedding chapel, dan main lobby yang semuanya dikerjakan PT Crystal Land Development.

Terkait Bandara Sibisa, nantinya dijadikan landasan private jet. Sedangkan Bandara Sisingamangaraja XII di Silangit akan dibenahi. (jun)



Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul 12 Dermaga di Sekeliling Toba dan 2 Kapal Roro Selesai 2020, https://medan.tribunnews.com/2019/10/15/12-dermaga-di-sekeliling-toba-dan-2-kapal-roro-selesai-2020?page=all
Editor: Liston Damanik

 

Kontak dan Informasi

Untuk pertanyaan apa saja mengenai Prahu-Hub silahkan hubungi :

Email : cs@prahu-hub.com
Telp : 031 - 7482307
Telp & Whatsapp : (0811) 3457-863

All Rights Reserved. Versi 2.28-0509 LIVE - 24102019

Social Media