Selamat Datang
Anda masuk sebagai

Layanan Pelanggan

cs@prahu-hub.com
0811-3457-863

Detail Pesanan

SELESAI
STATUS PENGIRIMAN
PEMBAYARAN
PEMESANAN

Detail

Temukan Prahu-Hub di

Aturan Peti Kemas Direvisi, Kelaikan Peti Kemas Tanggung Jawab Pemilik

Dibuat Oleh : Iin Sofiani
Tanggal Posting : 12/02/2020

Indonesia Maritime Logistic and Transportation Watch (IMLOW) menyatakan, pemilik peti kemas merupakan pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kelaikan maupun pemenuhan kewajiban alat angkut tersebut. Sekretaris Jenderal Indonesia Maritime Logistic and Transportation Watch (IMLOW) yaitu Achmad Ridwan Tento mengatakan, mendukung pemberian sanksi yang tegas kepada pelanggar aturan kelaikan peti kemas sebagaimana telah diamanatkan Undang-Undang (UU) No.17/2008 tentang Pelayaran.

“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah(PP) 51/2002 tentang Perkapalan maka pemilik peti kemas yang bertanggung jawab atas kelaikannya, tidak ada perbedaan hukum antara peti kemas domestik dengan peti kemas internasional dan yang memenuhi persyaratan pemuatan untuk terwujud kelaiklautan kapal sesuai dengan peraturan yang telah berlaku” Ucap Sekjen Ridwan pada siaran pers(3/2/2020).

IMLOW terus mengawasi revisi terhadap pengaturan mengenai kelaikan peti kemas dan verified gross mass of container (VGM) yang tertuang melalui Peraturan Pemerintah Perhubungan(Permenhub) revisi PM 53/2018. Apalagi Indonesia juga sebagai negara yang ikut merativikasi  Convention for Safe Containers(CSC).

Ridwan terus langkah revisi harus memperjelas dan tegas pada pihak yang harus menjalankan kelaikan peti kemas. Berdasarkan dalam kemaritiman, baik yang Shipper Own Container(SOC) Kepemilikan sendiri ataupun Carrier Own Container (COC) Kepemilikan sebuah pelayaran. Segala biaya yang muncul atas kelaikan peti kemas merupakan tanggung jawab dari pemilik.